SEKELUMIT KISAH BURUNG MALEO


 Ada yang tau Burung Maleo ? mungkin burung ini sedikit asing ditelinga kamu, Burung ini adalah jenis burung endemik Sulawesi jadi hanya ditemukan di sulawesi saja. Maleo Senkawor atau Maleo, yang dalam nama ilmiahnya Macrocephalon maleo, dengan panjang sekitar 55cm, dan merupakan satu-satunya Burung di dalam genus tunggal Macrocephalon.Uniknya ketika burung Maleo lahir bisa langsung terbang,coba bayangkan ketika kita lahir kita langsung bisa lari marathon wah betapa luar biasa he he he. Itulah keagungan Tuhan YME. Oh ya Burung ini tidak mengerami telurnya seperti burung-burung pada umumya seperti Ayam, Bebek atau angsa. Burung Maleo menaruh telurnya di dalam tanah. Jadi ingat Sung Go Kong yang lahir dari batu. he he he.
Burung Maleo
 Kawan-kawan setiap burung kan pasti bertelur, selama saya hidup belum menemukan burung yang melahirkan atau beranak, kecuali burung jadi-jadian he he he. Ngomongin soal telur mendadak saya teringat Emak saya yang hobi masakin telur mata sapi (saya pribadi juga masih bingung kenapa harus telur mata sapi, bukan mata ayam, mata kambing atau mata mata). Back to topik Telur pasti kamu sudah tau namanya telurkan ?, dan pasti sering pegang- pegang. Telur burung Maleo berbeda dari telur-telur pada umumnya bentuknya besar sekali 5 sampai 8 kali telur ayam ( Gede Buanget kata orang Jakarte kalau orang sini bilangnya NAMBASO betul). Saking besarnya telur Maleo banyak orang ingin mengambilnya untuk konsumsi atau hanya koleksi, Hal ini yang membuat habitat burung ini semakin langka (Betapa jahatnya mereka), Mari kita berimajinasi sejenak, Coba bayangkan kamu punya anak yang cantik sekali. Karna kamu sibuk kamu menitipkan sebentar di rumah tetangga dan tiba-tiba di culik, langsung GALAU pastinya dan air mata berlinang- linang. Begitulah perasaan si burung ketika Telurnya di ambil.

 

Telur maleo
Telur Maleo

 

Tadi kita sudah ngomongin tentang telur, sebelum telur lahir pasti melewati proses “itu” sebut saja melahirkan telur/ bertelur he he he. Bicara soal telur Maleo pasti beeeeeeesar sekali, hampir setengah tubuh Maleo. Kalau ibu kita melahirkan anaknya yang besarnya hampir setengah berat badanya pasti tidak ada wanita yang mau melahirkan ataupun hamil. Tapi karna besarnya rasa SARANGHAE = AI = CINTA ke anaknya, burung Maleo tetap melahirkan telur cintanya di muka bumi. Namanya proses persalinan/melahirkan/bertelur pasti sangat sakit, konon ketika burung maleo telah bertelur dia langsung pingsan mungkin karna saking sakitnya( coba bayangkan kita lagi ingin buang Hajat tapi tidak bisa keluar- keluar kurang lebih seperti itu hal yang di rasakan burung maleo). Malang sekali burung yang satu ini. Hebatnya ketika dia siuman burung ini langsung mengubur telur didalam lubang yang sebelumnya dia tlah gali ( betapa luar biasanya burung ini patut di contoh, buat anak2 muda seperti penulis jangan bantah orang tua karna khususnya ibu karna melahirkan kita ke dunia itu sakit sekali).
Burung Maleo dan Telurnya
Telur sudah dikubur didalam tanah, Burung maleo menggunakan panas bumi untuk mengerami telurnya sekitar 32 – 35 derajat Celcius. Karna burung ini menggunakan panas bumi maka penyebaran burung ini sangat terbatas di daerah sulawesi yang umunya pegunungan dan banyak sumber geoternal atau panas bumi. Perjuangan burung Maleo belum usai, ketika telur telah menetas anak Maleo harus berjuang keluar dari tanah dengan perjuangan membara berapi -api. Tapi ketika sudah mencapai permukaan,  eh terkadang ratusan semut siap mengerebungi si anak maleo, tak hanya itu saja soa- soa (biawak sepupunya si komodo) siap menerkam. Tapi Tuhan yang maha esa amat adil, Burung ini ketika lahir sudah bisa langsung terbang (wow keren). Kok bisa langsung terbang ? begini ceritanya, kita ngomong telur lagi he he he. Telur Maleo sangat besar jadi cadangan makanannya sangat banyak, Hal ini yang membantu proses penyempurnaan bentuk maleo jadi lengkap.

 

Anak Burung Maleo

 

 

Lubang Telur Burung Maleo
Kita sudah ngomongin Telur, proses bertelur dll, kita pasti pernah nonton film Titanic dan Romeo and Juliet ? yang mengisahkan sepasang cinta abadi di bawa sampai mati (SO SWEET). Di dunia burung – burungan juga ada kisah seperti ini. Burung ini adalah burung Maleo. Burung Maleo adalah mungikin burung yang paling setia di muka bumi karna hinggga ahir hayatnya hanya setia pada pasangannya ( anti selingkuh seperti hobi artis jaman sekarang/ dan lagu -lagu yang in saat ini). Penulis mau usul jaman bapaknya penulis masih pacaran ada ungakapan “Merpati Simbol cinta” rasanya kurang pas. Begini ceritanya, dahulu kala bapak penulis memelihara sepasang merpati kipas yang serasi  sekali bak putri dan pangeran  turun dari kayangan. Sepasang burung ini menikmati hubungan cinta mereka yang membuahkan telur hasil cinta meraka. Akan tetapi, hal ini tak berlangsung lama. seekor burung merpati kampung datang menggoda merpati kipas betina bapak Penulis. Hari pertama belum ada efek, hari demi hari merpati kampung terus menggoda. Sampai pada ahirnya iman merpati kipas betina runtuh juga, dia selingkuh dengan meninggalkan anak dan suaminya. Sungguh delematis, nanti dilanjutkan cerita perselingkuhannya.
Takkan Pernah Terpisahkan
Itulah segelumit cerita tentang Burung Maleo yang unik ini. Sebagai Bangsa yang besar kita harus menjaga kelestarian Hayati indonesia dengan menjaga, memelihara dan tidak memburu. Semoga bermanfaat, sampai jumpa di tulisan saya selanjutnya. (Husnul/ Kang Unul)
About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s